Anang Yunianto
Control your destiny or someone else will ( Jack Welch )
Dear team,
Kalimat dari Jack Welch tersebut diatas sangat dalam maknanya jika kita mau memahaminya dengan sungguh-2. Secara bebas bisa diartikan, kontrol-kendalikan tujuan-2 Anda-hal-2 terpenting dlm hidup Anda-nasib Anda, atau jika tidak maka orang lain yang akan mengendalikan semua itu untuk kita. Maksudnya bahwa kita memiliki kuasa penuh atas diri kita ini mau kemana-mau jadi apa kedepan. Jika kita tidak mengambil peran atas diri kita sendiri, maka akan ada orang lain yg mengendalikan arah kita yang bisa jadi tidak sesuai dengan kemauan kita.
Hal diatas bisa di analogikan bahwa diri kita ini yg memegang remote control atas channel-2 tujuan kita. Setiap saat kita bisa mengganti channel pilihan atas kesadaran kita. Kita mau menjadi karyawan yg rajin tinggal pencet channel 1 misalnya,mau teliti saluran 2, motivasi saluran 3 dst. Sebaliknya bila mau pilih yg malas-2 an saluran 13 juga tersedia. Semua tergantung kita mau yang mana karena remote ada di kita. Tetapi jika kendali remote kita serahkan orang lain, maka jangan kecewa jika Anda mau rajin terpencet malas, mau jadi Kadept keliru jadi collector, mau jadi BOD keliru jadi direktur OB dst. Kita benar-2 tidak berdaya atas diri kita karena remote Anda serahkan orang lain.
Bagaimana supaya remote ini selalu dalam genggaman kita ?
Pertama, milikilah tujuan-2 terlebih dahulu. Pastikan bahwa kalau pada pukul 19.05 di MetroTV itu ada channel motivasi dari Mario Teguh dan saya harus melihatnya dengan lengkap dari awal sampai akhir, misalnya. Pastikan bahwa dalam bekerja ini memiliki tujuan yg Anda mau capai dengan jelas. Makanya ada konsep yg menyatakan jika Anda memiki tujuan maka tujuan itu harus di rumuskan secara SMART ( diartikan pintar-cerdas) tetapi juga sebuah singkatan dari : Specific, Measurable, Achievable, Realistic, Timetable. Yakni jelas arahnya, terukur tujuannya, sesuatu yg bisa dicapai, pernah ada atau setidaknya bisa dicapai dan tidak ngawur, dan terakhir ada ukuran waktunya. Misal, mau menjadi Kepada Departemen, maka harus di breakdown kapan mau jadinya, bagaimana caranya karena Kadept itu tidak nganeh-nganehi karena sudah jelas ada yang pernah ada jadi Kadept, dsb.
Kedua, milikilah alat kontrol yang memungkinkan kita tidak keluar jalur dari tujuan-2 yang sudah kita tetapkan. Dalam bekerja selalu milikilah indikator-2 kunci atas kinerja Anda atau yg biasa di sebut dg KPI ( key performance indicator ). Kalau seorang PDI indikator utamanya adalah saat serah terima unit semua clear maka buat alat kontrol yg jelas supaya itu terlaksana. Misalnya, saya akan selalu cek satu per satu atas unit yg saya serah terimakan kepada pelanggan dan tidak boleh ada yg terlewat. Cek list yg ada harus benar-2 komplit kalau kurang saya tambai sendiri, dsb. Kalau Anda seorang MO, maka saya harus memastikan prospke-2 saya tercatat dg baik secara update, kontrak-2 terus saya monitor, pembayaran pelanggan selalu saya kontrok dg ketat. Semua itu saya raportkan kepada atasan yg terkait secara reguler diminta atu tidak. Utk mengingatkan atas semua pekerjaan maka saya buat semuanya di excel yg saya buka setiap hari. Semua itu hanyalah sekedar contoh yg intinya milikilah alat kontrol dalam arti sistem. Alat kontrol lain adalah milikilah rekan yg bisa diajak sebagai partner untuk diskusi dan memberikan masukan-koreksi atas kinerja Anda.
Ketiga, milikilah sense of creativity. Kreatifitas bukan berarti membuat laporan data di excel ditambahi gambar-2 atau karikatur di warnai, bukan itu. kreatifitas itu kita tahu apa yg dibutuhkan oleh diri sendiri-rekan kerja-atasan-pelanggan dst. Lalu di pastikan apakah laporan-2/data-2 itu sudah memenuhi harapan mereka atau belum. Jika belum maka di bagian mana yg diharus di tambahkan. Saya sendiri berusaha utk selalu ketat dg pembuatan laporan-data, saya pastikan kalau pakai excel gride line pasti sudah hilang dari layar, fornt dibuat yg menarik, sesekali utk penekanan di berikan warna tertentu, jike diperlukan huruf di bold atau italic, sheet yg tidak perlu di delete, sistematika data dibuat yg logic dst. Itu semua memerlukan kreatifitas. MO bisa berkreasi dg selalu memiliki data yg update di excel ttg customer data motion, report AR dst. Jangan sampai semua kreatifitas itu adanya hanya di sistem SAP, kalau di tanya punyakah data ttg revenue pasti dijawab, “ada di SAP Pak”. Keseluruhan data pelanggan yg mestinya ada di diri kita semua disandarkan pada SAP, seluruh otak kita pindahkan ke SAP sementara kita sendiri kosong.
Keempat, perbaharui terus wawasan-pengetahuan,cara-2 kerja. Dunia sudah berubah dengan segala kecepatannya. Jangan sampai untuk membuat surat kepada pelanggan saja masih menggunakan format jaman krisis 1998. Padahal Krisis sendiri sudah masuk ke episode lanjutan di 2008 tetapi untuk membuat surat kita masih seneng banget dengan 1998 yg menggunakan font jadul. Untuk presentasi di prospek besar masih menggunakan power point jaman pertama kali perush ini didirikan. Untung saja sudah tidak menggunakan plastik proyektor.
Masih banyak yg bisa dijelaskan tentang kreatif dalam bekerja, tetapi setidaknya 4 hal itu dulu saja kali ini. Ingatlah bahwa kita berada di perusahaan jasa yg harus setiap saat memperbaharui tata cara kita melayani pelanggan atau calon pelanggan. Bebaskan pikiran Anda semua dari belenggu-2 masa lalu yg mencengkeram kreatifitas Anda semua. Terima kasih.
Kumpulan catatan-catatan sehari-hari sebagai upaya kecil dalam mewujudkan insan yang berkarakter baik lagi kuat untuk kemandirian, kehormatan dan kemuliaan. Multisales, menggambarkan bahwa hakekat setiap peristiwa adalah "PERNIAGAAN - PENJUALAN". Apapun yang kita miliki harus bisa diubah menjadi hal yang bernilai dan bermakna dengan talenta yang kita punya, yang telah diberikan oleh Tuhan sebagai tanda kesyukuran dan kemanfaatan. MULTISALES - MULTITALEN (-T)
Kamis, 12 Agustus 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar