Menarik sekali acara sharing di kantorku siang tadi. Saling berbagi membahas topik Belajar Sukses dari Alam. Materi dibawakan secara apik oleh trainer muda kami Dwi Ary Wibawa dengan meresume e-book karangan Dadang Kadarusman. Dengan dihadiri beberapa orang nampak sekali hidup diskusi siang tadi, dengan diselingi guyonan-guyonan khas anak muda. Anda tahu..guyonan anak muda itu, cirinya adalah guyonan spontan, mencontohkan diri sendiri atau orang lain, dan biasanya tidak mau kalah..namun penuh warna dan bermakna… mari kita tertawa dulu.
Bahwa kesuksesan itu berdimensi sukses pribadi artinya menjadi pribadi yang unggul, sukses secara sosial, dan sukses spiritual, sukses dalam berhubungan dengan Tuhan. Alam telah mengajarkan contoh-contoh kesuksesan. Simak saja bagaimana pohon pisang tidak akan mati sebelum berbuah dan menghasilkan tunas-tunas baru. Itu menandakan suatu kepantangan menyerah di setiap proses. Selagi belum berhasil pantang untuk berhenti. Badai dan topan, jalanan yang terjal bukan suatu hambatan dalam perjalanan mencapai tujuan. Bisa juga berguru kepada sang ayam jantan. Bagaimanapun ayam jantan akan selalu berkokok lantang di pagi hari di saat suasana masih sangat sunyi, seolah-olah berseru mari menyambut hari dengan penuh kemenangan. Semangat yang senantiasa membara dalam meniti kehidupan ini. Jika antusiasme sudah sedemikian tinggi kesuksesan tinggal menunggu waktu saja.
Ada pertanyaan menarik dilontarkan oleh om Yagi, kalau begitu ukuran sukses itu seperti apa? Diskusi sahut menyahut untuk saling berpendapat. Ukuran sukses adalah ukuran diri sendiri tidak bisa disamakan antara yang satu dengan yang lain, kesuksesan saya dan yang saya rasakan tentu berbeda dengan kesuksesan yang orang lain rasakan, karena bisa jadi start yang berbeda ataupun sama namun di tempat yang berbeda. Jelas tidak bisa dibandingkan. Ini urai sebagian pendapat dari Mr. Petrus. Om Wandi lain lagi. Bahwa kesuksesan itu diukur seberapa nyaman, seberapa orang merasa termotivasi, seberapa orang merasa ingin meniru sepak terjang kita ketika orang itu bersama dengan kita. Ketika orang berteman dengan kita, orang tersebut merasa aman, merasa senang, merasa bahagia dan merasa ada sesuatu yang bisa diambil dari kita. Namun sebaliknya jika bertemu dengan kita orang itu merasa gerah dan gelisah maka itu belum bisa disebut sukses. Kesuksesannya hanya dinikmati sendiri belum menjadi berkah buat orang lain.
Pelajaran dari alam ini, kesuksesan adalah sebuah sikap mental, sebuah karakter akan ketekunan, pantang menyerah, penuh antusias dan hal-hal positif yang lain yang setelah itu menebarkan kedamaian dan keberkahan untuk lingkungan sekitar. Seperti yang telah dicontohkan oleh om Sigit MO dan om Gustam tentang kesuksesan tetangga-tetangga mereka dalam mengantarkan anak-anaknya menjadi orang dengan segala keterbatasannya. Artinya sukses tidak dipengaruhi oleh bibit bebet dan bobot.
Namun sebetulnya kesuksesan juga bisa kita ciptakan dan kita nikmati setiap hari. Saya merasa sukses ketika bisa menyelesaikan tulisan ini, berarti saya telah sukses kecil dalam menulis, saya telah sukses mengalahkan rasa malas, saya telah sukses membuat Anda tercerahkan he..he.. Insya Allah. Kesuksesan juga bisa menciptakan kesuksesan yang baru. Sayapun mencoba memanggil memori kesuksesan saya dari kecil hingga sekarang untuk membangkitkan antusiasme saya. Membayangkan rasanya ketika mendapat rangking 1 di kelas, membayangkan juara catur tingkat RT dan yang lain-lainnya. Meskipun itu sukses kecil tetapi membuat hati gembira dan semangat kembali, kalau dulu bisa sekarang tentu lebih bisa. Dan kesuksesan akan terus berlanjut, untuk mendapatkan kesuksesan dengan skala yang lebih besar di tempat yang lebih tinggi.
Wallahua’lam
Kumpulan catatan-catatan sehari-hari sebagai upaya kecil dalam mewujudkan insan yang berkarakter baik lagi kuat untuk kemandirian, kehormatan dan kemuliaan. Multisales, menggambarkan bahwa hakekat setiap peristiwa adalah "PERNIAGAAN - PENJUALAN". Apapun yang kita miliki harus bisa diubah menjadi hal yang bernilai dan bermakna dengan talenta yang kita punya, yang telah diberikan oleh Tuhan sebagai tanda kesyukuran dan kemanfaatan. MULTISALES - MULTITALEN (-T)
Sabtu, 16 Oktober 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
kesuksesan bila diikuti dengan kemulian..mantab
BalasHapus