“Semua waktu adalah waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu yang baik.
Jangan menjadi orang tua yang masih melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan saat muda” ( Mario Teguh )
Dear Friends,
Beberapa saat lagi kita akan meninggalkan hitungan tahun 2010 dan memasuki periode hitungan tahun 2011. Pada hakekatnya perubahan tahun ini tidak ada bedanya dengan perubahan hari dalam setiap hari yang kita jalani karena tidak peduli besok tanggal / tahun berapa kita masih yakin bahwa kita akan menemui matahari terbit dan tenggelam sebagaimana hari-hari kemarin. Pergantian tahun sejatinya adalah sekedar penanda periodesasi semata bahwa bahwa sang waktu terus mengajak kita untuk makin menua. Tetapi karena gegap gempita pergantian tahun sudah menjadi semacam tradisi manusia, maka rasanya tidak bijak jika mengatakan bahwa perubahan tahun ini tidak bermakna. Tetap saja ada makna dibalik setiap peristiwa hanya tinggal cara dan kemauan kita untuk memgambilnya.
Untuk memaknainya, ijinkan saya mengajak kita semua melakukan perenungan ( refleksi ) atas waktu-waktu yang telah kita habiskan di tahun 2010 ini. Renungan dari hal terdekat kita dalam menyikapi keseharian bekerja dan juga sikap atas kehidupan yang kita jalani. Sikap-sikap itu sesungguhnya adalah sinyal kuat yang harus kita tangkap sebagai penanda atas apa yang harus kita lakukan di waktu mendatang.
Pertama, jika di tahun 2010 ini kita merasakan betapa hidup ini sangat berat, segala beban hidup menumpuk, pekerjaan tidak membawa berkah, pertemanan tidak membawa kebaikan, kesehatan tidak karuan, alhasil rasanya tahun ini adalah tahun yang sangat keras dan menyesakkan, maka ini sinyal apa ? sang motivator Andrei Wongso pernah mengatakan “ jika kita lunak pada diri sendiri maka kehidupan akan menjadi keras ; jika kita keras terhadap diri sendiri maka kehidupan akan menjadi lunak”. Mari kita renungkan, jangan – jangan selama tahun ini kita telah membiakkan benih-2 kemalasan menguasai diri kita, memberikan ruang yang sangat leluasa pada munculnya keluhan-2 terhadap pekerjaan dan siapa saja, memasukkan tamu-2 pergunjingan dalam waktu-2 efektif kita dan kita merasa nyaman dengan itu semua. Lalu dengan itu semua lantas kita berpikir betapa pekerjaan ini sangat berat tak terkira , atasan selalu terasa makin kuasa, teman-2 menjadi mati rasa, lalu kita berkesimpulan hidup koq serba susah dan keras menyiksa. Mari kita renungkan kembali jangan-2 kita yang sangat lunak dengan diri sendiri lalu melihat semua tantangan kehidupan menjadi lawan yang berat adanya. Tahun depan selayaknya kita hilangkan sifat-2 lunak-malas dalam diri kita dan bersiaplah keras-tegas untuk memuluskan jalan kesuksesan.
Kedua, jika tahun 2010 ini kita lalui dengan datar-tenang-stabil-damai seperti anak pantai, ini sinyal apa ? apakah kita telah berhasil menjinakkan semua masalah atau malah kita sebenarnya hanya berhasil berbelok sekedar menghindar dari persoalan yang ada ? jika pencapaian kita di hari-2 ini adalah datar-2 sebagaimana tahun-2 lalu, maka sesungguhnya kita telah menjalani hari dengan rugi. Kenapa demikian ? karena kita menjalani hari berarti menghabiskan cadangan waktu. Kalau apa yg kita hasilkan hari-2 ini sama dengan hari-2 di tahun lalu ibarat kita berdagang menjual barang dagangan hari ini seharga sama dengan tahun lalu. Tidak mempertimbangkan ada unsur inflasi dan kenaikan harga-2 yang lain. Apakah mau produsen mobil hari ini menjual mobilnya sama harganya dengan tahun lalu ? jika sama berarti rugi karena ada time value of money ( nilai waktu atas uang ). Kita yang hari ini tentu berbeda dari tahun lalu karena usia kita sudah berbeda, kalau usia terus berjalan tetapi menghasilkan sesuatu yang sama berarti ada nilai waktu yg hilang. Nah yang hilang itu adalah rugi. Bukankah ada kata bijak yang mengatakan “jika hari ini lebih baik dari hari kemarin maka kita adalah termasuk yang beruntung ; jika kita hari ini sama dengan hari kemarin maka kita termasuk yang merugi ; dan jika hari ini lebih buruk dari hari kemarin maka kita termasuk yang celaka “. So kalau ternyata tahun ini sama dg tahun lalu maka kita adalah orang-2 yang rugi dan untuk itu mari kita buat tahun depan lebih baik dari tahun ini supaya kita termasuk golongan orang yang beruntung.
Ketiga, jika kita sukses besar di tahun ini dan semua target-2 tercapai lebih dari yang diperkirakan, ini sinyal apalagi ? ingat pada haketnya kehidupan kita ibarat petani menanam sayur. Mungkin kita sukses hari-2 ini bisa dianggap bahwa kita telah menuai hasil dari sayuran yang telah kita tanam di tahun lalu. Tetapi apakah kita akan terus menuai panen ditahun depan ? jawabannya tergantung seberapa luas/banyak kita menanamnya dan seberapa sering kita langsung mengganti tanaman yang sudah kita petik. Kalau seluruh tanaman sayuran sudah habis kita petik tahun ini dan kita lupa menanaminya lagi, lalu tahun depan akan memanen apa lagi ? ini adalah penanda untuk kita jangan sampai lupa bahwa kesuksesan tahun ini tidak menjamin kesuksesan di tahun depan, sehingga kita makin aware tentang perlunya untuk terus bekerja dengan segala kemampuan. Baik sekali kita berkaca pada seorang pekerja fenomenal di Telkom, yakni Sumilan seorang teknisi yang berhasil menjadi Kadivre di Telkom mengatakan bahwa “hidup ini seperti main kartu, Anda akan menang jika memegang AS yaitu kerja kerAS, kerja cerdAS, kerja tuntAS dan kerja ikhlAS”. Sehingga jika tahun ini kita sudah menikmati hasil yang luar biasa, maka sinyal untuk tahun depan adalah LANJUTKAN !
Sehingga apapun adanya kita di hari-2 yang telah kita lalui ini ( susah, biasa saja, sukses ) maka jadikan itu semua sebagai sinyal-2 kehidupan yang harus kita terjemahkan dalam bentuk sikap dan tindakan nyata di tahun depan. Tuhan telah memberikan satu kekuatan yang sangat hebat kepada semua manusia dan karenanya itu sebagai penanda sukses atau gagalnya kita semua. Kekuatan tersebut adalah kekuatan MEMILIH. Seorang gadis yang terlahir cacat tangan dan kakinya yang mungkin saja semua orang mengatakan pasti anak ini akan jadi anak yang menyusahkan orang tua dan sekelilingnya. Namun karena orang tua dan dirinya memilih untuk tidak jadi “parasit”kehidupan, maka jadilah dia seorang pianis hebat dari Korea bernama Hee Ah Lee. Seorang anak yang sudah di cap oleh gurunya sebagai anak terbelakang yang tidak bisa mengikuti pelajaran dan dikeluarkan dari sekolahnya akhirnya memilih belajar dari Ibunya sendiri dan jadilah dia orang hebat dengan banyak sekali penemuan di dunia ini, dialah Thoma Alfa Edison. Apa jadinya jika Hee Ah Lee dan Thomas Alfa Edison memilih untuk menyesali hidupnya ? mungkin akan menjadi orang-2 yang ada di panti asuhan dan pengangguran tidak ubahnya dengan kebanyakan orang-2 lainnya. Mereka memilih jalan yang berbeda.
Untuk itu mari jadikan itu semua sebagai motivasi untuk menghadapi tahun 2011 dengan penuh kesungguhan, keyakinan, kepercayaan diri dan seraya selalu meminta petunjuk dan kekuatan Tuhan. Yakinlah bahwa setiap waktu adalah waktu yang terbaik untuk melakukan yang terbaik, jaga terus sinyal kehidupan agar selalu berada pada posisi terbaiknya lalu perhatikan apa yang akan terjadi. terima kasih.
Kumpulan catatan-catatan sehari-hari sebagai upaya kecil dalam mewujudkan insan yang berkarakter baik lagi kuat untuk kemandirian, kehormatan dan kemuliaan. Multisales, menggambarkan bahwa hakekat setiap peristiwa adalah "PERNIAGAAN - PENJUALAN". Apapun yang kita miliki harus bisa diubah menjadi hal yang bernilai dan bermakna dengan talenta yang kita punya, yang telah diberikan oleh Tuhan sebagai tanda kesyukuran dan kemanfaatan. MULTISALES - MULTITALEN (-T)
Minggu, 02 Januari 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar